Gorontalo, 2 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kompetensi pendidik di era transformasi pembelajaran, SMA Negeri 6 Gorontalo menyelenggarakan Workshop Transformasi Pembelajaran Abad 21 yang berlangsung selama dua hari, pada 1–2 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema "Penguatan Kompetensi Guru melalui Pendekatan STEM, Pengembangan Kokurikuler, dan Media Pembelajaran Interaktif" serta diikuti oleh seluruh guru dan tenaga tata usaha sekolah.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen SMA Negeri 6 Gorontalo dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Melalui kegiatan ini, para pendidik memperoleh penguatan mengenai penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), pengembangan program kokurikuler yang mendukung pembentukan karakter, serta pemanfaatan media pembelajaran interaktif untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, efektif, dan berpusat pada peserta didik.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi materi, diskusi, dan berbagi praktik baik yang menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pendidikan. Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Drs. H. Iskandar Hasan, M.Pd dan Alma Bau, M.Pd, dengan moderator Richardo Ahmad, S.Sos dan Sri Wilin, S.Pd. Sementara itu, pada hari kedua, workshop menghadirkan Ridwan Djabar, M.Pd sebagai narasumber dengan Yusuf Adi Irawan Z. Umar, S.Pd sebagai moderator.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pendampingan dan dukungan penuh Kepala SMA Negeri 6 Gorontalo, Dr. Hj. Yolanda Pateda, M.Pd, yang menegaskan pentingnya pengembangan profesionalisme guru sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Menurutnya, peningkatan kompetensi pendidik harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan peserta didik yang terus berkembang.
Workshop ini juga menjadi ruang kolaboratif bagi para guru untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta mendiskusikan berbagai strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini. Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, diharapkan setiap pendidik mampu mengembangkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik.
Dengan terselenggaranya Workshop Transformasi Pembelajaran Abad 21, SMA Negeri 6 Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya belajar yang berkualitas melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran sehingga mampu melahirkan peserta didik yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menghadapi tantangan global.
#SMANegeri6Gorontalo
#SekolahBrandingOlahraga
#WorkshopPendekatanSTEM
#TransformasiPembelajaranAbad21